Sekedar menampilkan acara jalan-jalan kami di Taman Bunga Nusantara, sayangnya Salman gak ikut, kalau Apa...? Memang pada dasarnya Apa gak suka di foto..., ya sudah bertiga aja ya...
15 Maret 2012
10 Januari 2012
Januari 2012
Tidak banyak yang ingin kuungkapkan di awal Januari ini
kesulitan kata-kata
kelu....
Pebruari 2011, ibu mertua pergi meninggalkan kami
dan belum kering air mata duka
di Desember 2011, menyusul ayah mertua
Semuanya seperti mimpi
Begitu saja
Berlalu
Tak ingin air mata banyak terurai
karena ....
kami tahu kalian tidak pernah suka melihat kami berduka
Kami harus tegar
menyongsong masa depan
Insya Allah...
kesulitan kata-kata
kelu....
Pebruari 2011, ibu mertua pergi meninggalkan kami
dan belum kering air mata duka
di Desember 2011, menyusul ayah mertua
Semuanya seperti mimpi
Begitu saja
Berlalu
Tak ingin air mata banyak terurai
karena ....
kami tahu kalian tidak pernah suka melihat kami berduka
Kami harus tegar
menyongsong masa depan
Insya Allah...
14 Desember 2011
Sebuah Renungan
Sungguh tak terasa hari berlalu sedemikian cepat
Ada banyak hal yang kuinginkan dan tidak tercapai, ada banyak hal yang aku harapkan ternyata ketika aku dapatkan tidak seindah yang kubayangkan.
Sungguh...
Ketika aku terlalu hanyut dalam keinginan yang tidak terjangkau, membuatku sulit untuk bernafas, dan hanya kembali kepada realita hiduplah yang membangkitkan semangat.
Ada hal yang selalu membuat aku terpuruk adalah ketika aku tengadah, sehingga tidak kulihat apa yang ada di bawah dan juga di samping, sesuatu yang ketika aku kembali merunduk akan menjadi jelas bahwa....betapa tidak bersyukurnya aku.
Apa yang membuat lega adalah, ketika kurendahkan suaraku dan kuisi jiwaku dengan rasa syukur yang tak terhingga sehingga lepas semua derita dan yang tinggal adalah kehangatan yang merasuki jiwa, perlahan dan terasa sangat hangat menyelusup ke rongga jiwa, Alhamdulillah...
Ingatkan aku untuk selalu bersyukur, karena itulah yang membuat aku hidup dan berguna, ingatkan aku selalu untuk mengingatMu yang telah memberi aku kehidupan dengan segala ronanya.
Ada banyak hal yang kuinginkan dan tidak tercapai, ada banyak hal yang aku harapkan ternyata ketika aku dapatkan tidak seindah yang kubayangkan.
Sungguh...
Ketika aku terlalu hanyut dalam keinginan yang tidak terjangkau, membuatku sulit untuk bernafas, dan hanya kembali kepada realita hiduplah yang membangkitkan semangat.
Ada hal yang selalu membuat aku terpuruk adalah ketika aku tengadah, sehingga tidak kulihat apa yang ada di bawah dan juga di samping, sesuatu yang ketika aku kembali merunduk akan menjadi jelas bahwa....betapa tidak bersyukurnya aku.
Apa yang membuat lega adalah, ketika kurendahkan suaraku dan kuisi jiwaku dengan rasa syukur yang tak terhingga sehingga lepas semua derita dan yang tinggal adalah kehangatan yang merasuki jiwa, perlahan dan terasa sangat hangat menyelusup ke rongga jiwa, Alhamdulillah...
Ingatkan aku untuk selalu bersyukur, karena itulah yang membuat aku hidup dan berguna, ingatkan aku selalu untuk mengingatMu yang telah memberi aku kehidupan dengan segala ronanya.
10 Oktober 2011
Untukmu anak-anakku
Foto AA belum ada tapi....., nanti nyusul deh !
Hari ini ingin ibu menulis sesuatu tentang diri kalian nak...
Betapa inginnya ibu menjadi seorang yang sempurna di mata kalian, seorang ibu yang menjadi harapan kalian, ibu minta maaf...
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ibu mencintai kalian melebihi apapun...
Ibu hanyalah sesosok wanita yang berusaha menjadi ibu yang terbaik buat kalian, walaupun itu sangatlah jauh dari harapan.
Love you all, my lovely kids
07 Oktober 2011
Pagi ....aku sedang bersiap untuk mengikuti senam pagi di kantor, ketika seseorang dengan perlahan mengetuk pintu dan mengucapkan salam.
Ketika aku buka pintu, sesosok ibu yang sudah aku kenal dan sudah menjadi perbincangan diantara kami tetangga sekitar, aku agak terkejut....karena selama ini aku fikir beliau tidak akan pernah berkunjung ke rumahku, dengan alasan aku tidak terlalu akrab dan tidak pernah terlalu dekat...
Dan...terjadilah apa yang memang sudah aku fikirkan semenjak terdengan ketukan pintu, yah...dengan berlinang air mata beliau menuturkan keprihatinannya, ketidakberdayaannya....persis seperti apa yang tetanggaku ceritakan....cerita itu berujung dengan pinjaman uang...ya...
Bukan masalah berapa meminjam uang, kepada siapa beliau meminjam dan juga untuk apa beliau meminjam, tapi ....yang tidak kami mengerti, beliau itu orang yang berkecukupan secara materi, tapi kenapa hobi meminjam uan dengan janji pembayaran yang tidak pernah ditepati?
Nah...jangan-jangan memang ini penyakit ya....yang pasti lagi-lagi aku tidak bisa menolak dan juga tidak bisa memberikan kesadaran kepada beliau. Ssstt....padahal kami sudah saling mengingatkan untuk tidak lagi memberi pinjaman, tapi wajahnya itu lho...yang bikin gak tega, dan membuat pertahanan cuek jebol....
Sepertinya harus punya cadangan ide nih, bagaimana menyadarkan beliau...demi kebaikan beliau juga..
Aduh...post ku kali ini kok...ngomongin orang ya...
Ketika aku buka pintu, sesosok ibu yang sudah aku kenal dan sudah menjadi perbincangan diantara kami tetangga sekitar, aku agak terkejut....karena selama ini aku fikir beliau tidak akan pernah berkunjung ke rumahku, dengan alasan aku tidak terlalu akrab dan tidak pernah terlalu dekat...
Dan...terjadilah apa yang memang sudah aku fikirkan semenjak terdengan ketukan pintu, yah...dengan berlinang air mata beliau menuturkan keprihatinannya, ketidakberdayaannya....persis seperti apa yang tetanggaku ceritakan....cerita itu berujung dengan pinjaman uang...ya...
Bukan masalah berapa meminjam uang, kepada siapa beliau meminjam dan juga untuk apa beliau meminjam, tapi ....yang tidak kami mengerti, beliau itu orang yang berkecukupan secara materi, tapi kenapa hobi meminjam uan dengan janji pembayaran yang tidak pernah ditepati?
Nah...jangan-jangan memang ini penyakit ya....yang pasti lagi-lagi aku tidak bisa menolak dan juga tidak bisa memberikan kesadaran kepada beliau. Ssstt....padahal kami sudah saling mengingatkan untuk tidak lagi memberi pinjaman, tapi wajahnya itu lho...yang bikin gak tega, dan membuat pertahanan cuek jebol....
Sepertinya harus punya cadangan ide nih, bagaimana menyadarkan beliau...demi kebaikan beliau juga..
Aduh...post ku kali ini kok...ngomongin orang ya...
01 Agustus 2011
It's about Ramadhan
Jum'at, 23 July 2011, kantorku mengadakan pengajian dengan tema 'Persiapan Menjelang Ramadhan' materinya sangat menarik; tapi yang paling berkesan adalah ketika pak Ustadz mengingatkan kembali mengenai puasa bulan Sya'ban, sebagaimana Rasulullah contohkan bahwa beliau banyak melakukan puasa sunat pada bulan Sya'ban salah satunya sebagai latihan untuk menghadapi shaum bulan Ramadahan.
Senin, 25 July 2011, Undangan untuk makan bersama (botram, bahasa Sukabumi) mulai berderet, full dari Senin sampai Jum'at, baik makan di kantor, di restoran, di lapang sebelah rumah etc....Wuahh....ternyata pesan pak Ustadz susah juga untuk dijalani.
Semakin dekat ke hari awal puasa, geliatnya semakin terasa, rumah makan pada penuh, makan....makan dan makan, seolah bulan Puasa tidak akan makan weleh...weleh...
H-2, giliran mall dan pasar yang diserbu, antrean pembeli daging, buah-buahan, sayuran...persiapan menu sahur pertama plus buka puasa, bahkan di mall yang biasa tidak terlalu ramai pun diserbu pembeli hmh....
Lalu, dimana aku....? Ternyata aku termasuk orang yang terseret arus, botram sana-sini, ikut berada di kerumunan pasar, Astagfirullah....
Rabbi....bimbinglah hamba agar selalu mengikuti petunjukMu...
Senin, 25 July 2011, Undangan untuk makan bersama (botram, bahasa Sukabumi) mulai berderet, full dari Senin sampai Jum'at, baik makan di kantor, di restoran, di lapang sebelah rumah etc....Wuahh....ternyata pesan pak Ustadz susah juga untuk dijalani.
Semakin dekat ke hari awal puasa, geliatnya semakin terasa, rumah makan pada penuh, makan....makan dan makan, seolah bulan Puasa tidak akan makan weleh...weleh...
H-2, giliran mall dan pasar yang diserbu, antrean pembeli daging, buah-buahan, sayuran...persiapan menu sahur pertama plus buka puasa, bahkan di mall yang biasa tidak terlalu ramai pun diserbu pembeli hmh....
Lalu, dimana aku....? Ternyata aku termasuk orang yang terseret arus, botram sana-sini, ikut berada di kerumunan pasar, Astagfirullah....
Rabbi....bimbinglah hamba agar selalu mengikuti petunjukMu...
18 November 2010
Carita di bulan November
SMS ti pun Bapak dina siang eta singket pisan ...SOS...ibu geubis di jamban teu tiasa gugah...teu lami dokter nguningakeun yen ibu katarajang stroke haemorargi, kasakit anu diakibatkeun ku pecahna pembuluh getih dina otak kusabab tekanan darah tinggi anu naek ngadadak.
Ayeuna, nincak minggu kalima, kaayaan ibu masih teu walakaya......Ya Allah Anjeun Maha Uninga kana naon-naon anu bakal tumiba ka mahlukna. mung ka anjeun abdi neda pitulung, paparin kasehatan kanggo pun biang ya Allah...
Teuwasa simkuring ningali kaayaan Ibu anu teu walakaya, sok kasawang sakitu Ibu teh resep pisan gadag-gidig boh pangaosan di sababaraha tempat oge ilubiung dina kagiatan taawwun di tempat pangaosanna.
Rabbi...mungguhing anjeun anu Maha Kawasa, mung ka anjeun abdi tumeda...Anjeun anu welas asih, Anjeun anu uninga kana sagala rupina, mugi pun biang dipaparin katawekalan oge sim kuring sadudulur.
Sagigireun eta, dina November ieu oge, abdi teu ngaleungitkeun kana kanyaah Anjeun ya Allah...
Alhamdulillah....akhirna Mamah sareng Apa tiasa angkat ka Mekkah dina tahun ieu, mungguhing kersaning Allah anu kawasa, anu maparin rizki ka mahlukna. Kapungkur mah asa jajauheun ngimpi oge asa teu wantun. Ningali kaayaan .... Rabbi mungguhing Anjeun anu maparin nikmat ageung sareng nikmat alit, ningali mamah sareng Apa tiasa angkat nanjeurkeun sumanget dina hate...Insya Allah abdi putera-putera Mamah Apa tiasa angkat dina taun-taun kapayun...
Ayeuna, nincak minggu kalima, kaayaan ibu masih teu walakaya......Ya Allah Anjeun Maha Uninga kana naon-naon anu bakal tumiba ka mahlukna. mung ka anjeun abdi neda pitulung, paparin kasehatan kanggo pun biang ya Allah...
Teuwasa simkuring ningali kaayaan Ibu anu teu walakaya, sok kasawang sakitu Ibu teh resep pisan gadag-gidig boh pangaosan di sababaraha tempat oge ilubiung dina kagiatan taawwun di tempat pangaosanna.
Rabbi...mungguhing anjeun anu Maha Kawasa, mung ka anjeun abdi tumeda...Anjeun anu welas asih, Anjeun anu uninga kana sagala rupina, mugi pun biang dipaparin katawekalan oge sim kuring sadudulur.
Sagigireun eta, dina November ieu oge, abdi teu ngaleungitkeun kana kanyaah Anjeun ya Allah...
Alhamdulillah....akhirna Mamah sareng Apa tiasa angkat ka Mekkah dina tahun ieu, mungguhing kersaning Allah anu kawasa, anu maparin rizki ka mahlukna. Kapungkur mah asa jajauheun ngimpi oge asa teu wantun. Ningali kaayaan .... Rabbi mungguhing Anjeun anu maparin nikmat ageung sareng nikmat alit, ningali mamah sareng Apa tiasa angkat nanjeurkeun sumanget dina hate...Insya Allah abdi putera-putera Mamah Apa tiasa angkat dina taun-taun kapayun...
Langganan:
Postingan (Atom)