15 Mei 2010

18 tahun pernikahan kami






Ternyata 18 tahun sudah kami mengarungi hidup bersama, melalui lika-liku kisah suka dan duka.

terima kasih atas segala cinta yang tak pernah putus engkau berikan, terima kasih atas segala pengertian...jangan pernah lelah untuk menjadi curahan segala keiiginan dan harapan...

19 April 2010

Ketepatan Waktu

Hari ini banyak hal yang tadinya ingin dikerjakan tidak jadi, kenapa....ternyata keterkaitan dengan orang juga memicu molornya waktu. Seseorang yang berjanji akan mengirim barang yang aku pesan ternyata tidak kunjung tiba, padahal sangat-sangat aku perlukan saat ini.

Ketepatan waktu ternyata hal yang sangat sulit dilakukan ....ketika ada undangan rapat yang ditentukan jam sekian, boleh dibilang baru 30% nya yang hadir, yang datang terlambat peserta rapat tapi tidak jarang juga pemimpin rapat. Kalau ingat betapa habis acara kita masih akan mengerjakan pekerjaan lain uh...membuat perut mulas.

Itu pada acara rapat, bagaimana dengan pesanan barangku tadi ...uh..membuat berantakan jadwal yang sudah disusun sedemikian rupa. Padahal untuk acara yang satu ini tentu saja tidak bisa ditunda atau digeser sesuka hati....oh kapan sih ketepatan waktu menjadi prioritas....kapan atuh...

18 April 2010

Hunting SMA

Kembali dihadang kesibukan hunting SMA, kali ini untuk anak kedua, walupun hasil UAN belum diumumkan beberapa sekolah sudah mulai melakukan seleksi masuk khususnya untuk kelas akselerasi.

Anakku yang kedua ini ternyata nggak berminat untuk daftar kelas akselerasi, alasannya...kecepetan katanya...ok nak, terserah apa yang kau mau. Beranjak ke kelas reguler, ketika ditawarkan untuk masuk boarding school, jawabannya ah..entar takut terkekang...hmmm ada-ada saja jawabannya, lalu pilihanmu apa toh nak...yang biasa saja bu reguler tiga tahun SBI bolehlah...

Sungguh tidak terasa ya nak, kamu sekarang sudah mau masuk SMA, dimanapun pilihan sekolahmu, semoga itu terbaik buatmu ...

06 Desember 2009

Organ Tunggal.....!!

Sekarang ini organ tunggal hampir selalu hadir di setiap acara pesta baik pesta pernikahan, sunatan bahkan arisan keluarga di gedung maupun di halaman rumah, selalu memakai jasa organ tunggal. Musik yang dibawakan beragam dari pop sampai dangdut. Gamelan atau musik tradisional lain kelihatannya sudah mulai tidak dilirik, mungkin karena memang jauh lebih mahal daripada organ tunggal.

Ketika menghadiri undangan dengan acara seperti ini, mencicipi hidangan diiringi musik dan lagu yang merdu memang menambah semarak pesta, tapi...

Ya tapi..beberapa kali saya menghadiri undangan yang menghadirkan organ tunggal dengan menampilkan penyanyi berpakaian dan penampilan yang seronok duh...Bahkan beberapa hari yang lalu , karena undangannya di luar kota, saya sengaja mengajak serta puteri bungsu saya untuk menghadiri undangan syukuran sunatan. Saya pikir karena ini acara anak-anak jadi pasti akan aman, tapi....(lagi)

Pestanya diselenggarakan di rumah yang kebetulan karena berada di pinggir jalan, sempat membuat macet jalanan. Panggung yang berada tepat di tengah-tengah undangan dibuat tinggi, dan yaitu...penyanyinya duduk di atas dengan rok pendek dan kaki diangkat, sedangkan yang sedang menyanyi tak kalah seru...memakai baju tipis sampai terlihat.... dan goyangannya itu ya Allah...padahal ini kan di tempat terbuka dengan beragam undangan.

Ceritanya belum selesai disitu, karena selanjutnya para pria mulai ikut bergoyang di atas panggung sambil menyelipkan uang saweran di dada artis...

Ampun....selera makan langsung hilap, ngebut aku habiskan makanan dan segera kutarik anakku untuk segera pergi dari tempat itu...

Sepanjang jalan pulang aku hanya bisa berbisik kepada anakku...nak itu adalah perbuatan yang sangat tidak baik, jadilah kau anak pintar supaya bisa membedakan mana yang baik dan benar.....

Rabb lindungi anak-anak hamba ...

note.
Tentunya tidak semua organ tunggal begitu, karena saya juga sering menghadiri pesta dengan organ tunggal dan penyanyi yang sopan, sehingga undangan pun betah dan nyaman...

06 September 2009

Anekdot

Wah.....ternyata sudah lama sekali nggak update nih....kemana aja ya...

welll....belakangan ini memang hari-hariku lumayan sibuk, biasa lah urusan pekerjaan. Tambahan alat-alat baru di lab.genetik sangat menantang untuk dipelajari, maklumlah latar belakangku yang bukan orang genetik, jadi belajarnya agak tersendat-sendat hi hi...belajarnya harus dari dasar banget....
Lagian..gara-gara kelengkapan alat juga, hampir semua ikan harus diuji keragaman genetiknya...apa kebalik ya...karena banyak ikan yang harus dianalisa keragamannya maka disediakan alat itu....

Ternyata kegiatan ini cukup menyita waktu juga, mungkin karena aku yang terlalu ingin tahu ini itu, padahal pekerjaan intiku di lab. kesehatan juga buanyak...apalagi permintaan akan vaksin KHV teruuus...aja. vaksin yang kita coba buat selama ini masih belum stabil...jadi mau coba bikin DNA recombinan...hi hi...harus banyak belajar lagi deh....

Balik ke cerita di rumah, bulan puasa nih...puasa kali tanpa si sulung, wah...sedih juga, setiap buka or saur pasti inget, dia udah makan apa belum ya....tapi the show must go on, dia juga harus belajar mandiri toh...
Bulan puasa juga adalah jadwal bikin kue kering sendiri, iya...cuma setahun sekali bikin kue sendiri, makany yang namanya oven dan loyang, walaupun sudah bertahun-tahun masih terlihat baru terus, karena jarang dipake...anak-anak sudah pada request...yang satu pesan kastengel, satunya lagi puteri salju dan coklat, bapaknya teteeep pesanan utama cheestick yang rasa kejunya nempel di lidah...
Kalau udah begini rasanya seneeeng banget, karena bisa pamer ke anak-anak kalau ibunya juga bisa bikin kue selain analisa DNA ha ha..

Uh...postingan kali ini campur sari nih....gak apa-apa kan

Mau cerita juga tentang gempa 7,3 SR yang terjadi Rabu kemarin, aku masih di kantor, anakku di rumah sendiri yang satu lagi di lagi bimbel di GO, duh...tegang banget, baru ketika gempa selesai telpon sana-sini, baru bernafas lega ketika semuanya menyatakan baik-baik saja. Pulang ke rumah agak kaget juga melihat barang-barang pada bertebaran...mulai panci-panci di dapur sampai tumpukan buku-buku dan hiasan-hiasan kecil pada bertebaran di lantai...anakku sendiri belum berani masuk, ketika telpon anakku yang dari Yogya baru nyambung, dia cuman komentar...gak kerasa bu lagi tidur...oalah...

Anyway...Alhamdulillah semua keluargaku selamat, dan ikut berduka juga bagi saudara-saudara yang tetimpa musibah cukup parah, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, semoga kita tetap kuat dalam menghadapi semua ujianNya.

03 Juni 2009

capres dan cawapres, pilih siapa ...?

Seru juga menyimak sepak terjang tim sukses ketiga pasangan capres dan cawapres kita, kadang-kadang lucu karena hal-hal sepele pun diangkat, dibicarakan dan dikomentari, dari masalah kuda, neolib sampai ke masalah jilbab.

omong-omong soal kuda, duluuu sekali, pernah punya keinginan mempunyai rumah yang luas dengan halaman penuh pepohonan dan ada ranch dengan kuda-kuda yang bagus...terobsesi dengan buku-buku cerita kehidupan di Texas he he...Alhamdulillah ternyata salah satu cawapres kita memilikinya. ikut senang lah meskipun impianku sih terkubur begitu saja, soalnya ternyata sebelah rumahku bukan ranch tapi kolam ...

Selain itu karena seringnya istilah neolib muncul, akhirnya jadi pengin tahu apa sih itu neo liberalisme, ternyata ada juga pernyataan bu Sri Mulyani tentang apa itu neolib. jujur aja saya paling nggak ngerti istilah-istilah ekonomi. Tapi kenapa berikutnya semua masalah dikaitkan dengan neolib ya...jadi populer deh itu kata.

Lalu tentang jilbab, wah...ternyata jadi topik menarik juga ya untuk menarik pendukung.

Yah...apapun itu kita memang harus memilih salah satu dari mereka tentunya yang terbaik dengan harapan agar bangsa kita akan lebih sejahtera, adil dan makmur.

BTW jadi agak takut-takut ya menulis sekedar curahan hati di blog...takut kayak Prita...ih sereeemmm

23 April 2009

Ujian Akhir Nasional

Saat ini UAN untuk SMA sedang berlangsung, untuk 6 mata pelajaran; Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Biologi, dan Fisika dengan nilai kelulusan minimal 5,5. Jika dilihat angkanya kelihatannya memang kecil ya, tapi...mengingat dari tahun-ketahun masih banyak saja anak yang nggak lulus, terang saja hal ini membuat senewen orang tua. Kekhawatiran yang sangat beralasan, bayangkan saja kelulusan ditentukan dengan 2 jam pelajaran ujian, dan kalau tidak lulus harus mengikuti ujian paket C. Kebayang nggak sih kalau ada anak yang kebetulan bersekolah di sekolah favorit ternyata ijazahnya dari paket C. Walaupun ada beberapa perguruan tinggi yang menerima lulusan berijazah paket C, tapi ada juga perguruan tinggi yang memang mensyaratkan kelulusan di UAN.

Kalau difikir sebenarnya anaknya pasti lebih senewen, karena mereka yang harus menjalani, kadang suka kasihan dan ikut merasa capek melihat persiapan anak-anak menjelang UAN, mulai pelajaran tambahan di sekolah, belum lagi ikut bimbingan belajar sehingga pulang ke rumah terkadang sudah malam.

Hari-hari menunggu pengumuman kelulusan juga tentunya akan membuat waktu serasa berjalan sangat lambat, apa sih yang tidak lebih menjemukan selain menunggu...?

OK, di balik semua itu tentu Pemerintah kita memang menginginkan standar kelulusan secara nasional untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, semoga saja niat baik ini tidak menimbulkan beban berlebihan buat anak dan juga orang tua.

Buat anakku dan juga semua anak SMA yang sedang mengikuti UAN, moga-moga kalian berhasil mengatasi momok UAN dan semoga berhasil lulus dengan nilai baik/memuaskan...doa ibu berada dalam setiap helaan nafasmu nak...